Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun Kabar Duka Datang Dari Aktor Gading Marten

oleh

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun Kabar Duka Datang Dari Aktor Gading Marten.

Uri.co.id –  Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun Kabar Duka Datang Dari Aktor Gading Marten

Kabar duka datang dari aktor tampan Gading Marten.

Kabar duka tersebut diketahui dari unggahan Gading Marten di akun instagram pribadinya.

Dalam unggahannya tersebut Gading berfoto bersama seorang legenda F1.

Ya dialah Niki Lauda.

Dalam captionnya Gading menuliskan ”Rest In Peace Legend Niki Lauda”

Postingan Gading Marten langsung ditanggapi netizen yang juga ternyata berduk atas perginya legenda ini untuk selama-lamanya.

@sc_gregory: Lauda has finished his race well Rest in peace legend

@nicholasoliver_: Ini kan yg di film itu ya .

@daudeliashop: Rest In Peace Niki Lauda sang Peraih tiga gelar juara dunia Formula 1 (F1) pada tanggal 20 Mei 2019.

@12_maharani: Wah…. Yang di filem itu yaaaa…. Ama Thor

@nurulbaemoalmake: Legend F1

@miasanmeis7er_: Rest In Pride

@psych_edelia: Udah reunian sama James Hunt  Rest in Peace, Champ!

@dmasjay: Mantul mas gading…sempat ktmu sma nikii…ak cman pernh lihat filem y

@rangga_teaa_84: Rip the legendary Niki Lauda

@chris_nina05: The legend f1 Am proud of him 

@bertha_yunus: Rest in peace The Legend Niki Lauda.

Alami hal ini pasca cerai Dari Gading Marten, Gisella Anastasia ingin ke psikiater untuk curhat.

Alami Hal ini Pasca Cerai Dari Gading Marten, Gisella AnastasiaIngin ke Psikiater

Gisella Anastasia mengaku masih bersedih dan ingin konsultasi ke psikiater setelah bercerai dari Gading Marten.

Gisella Anastasia mengaku masih bersedih hati dan ingin berkonsultasi ke psikiater setelah resmi bercerai dari Gading Marten.

Meski diselimuti kesedihan, Namun Gisella Anastasia mengaku harus menjalaninya.

Menurutnya, keputusan yang sudah diambil harus membuat hidupnya lebih baik.

Dikutip dari Grid.id, saat mengisi acara Rumpi No Secret di kawasan Tendean, Jakarta Selatan pada Jumat (1/2/2019), Gisel mengungkapkan perasaannya setelah cerai dari Gading.

“Pasti rasa sedih ya tapi kan semua harus dijalani,” ujar Gisel.

“Maksudnya mesti dilawan karena itu kan keputusan yang diambil berarti mesti maju, according (menurut), buat hidup lebih baik yang harusnya lebih positif gitu aja sih,” tambahnya.

Kendati demikian, Gisella Anastia mengaku kalau terkadang ia susah menerima kenyataan yang ada, namun tetap berusaha untuk melawannya.

“Cuma kan emang pada kenyataannya manusia kan terbuat dari semua ada perasaan dan segala macam itu yang susah payah mesti dilawan,” katanya.

Ibu satu anak ini mengungkapkan kalau ia juga terkadang masih merasa trauma untuk kembali menjalin hubungan asmara.

“Ketakutan banyak untuk memulai hubungan lagi gimana baik nggak? Apa pasti kebawa-bawa nih pengalaman masa lalu pasti kan,” ucapnya.

Gisel juga mengungkapkan untuk saat ini belum kepikiran dalam mencari pasangan hidup.

“Jadi kalau sekarang ditanyain mau gimana pasangan hidup, nggak kebayang,” tuturnya.

Tak hanya itu, Gisel juga mengungkapkan semenjak bercerai dari Gading Marten, ia masih kepikiran untuk berkunjung ke psikiater.

Dengan mengunjungi psikiater, Gisel berharap dapat menyembuhkan luka hatinya.

“Iya pengin banget ini (ke psikiater). Aku mau nanya-nanya biar bisa. Kadang over thinking sih jadinya mikirnya nggak karu-karuan jadi I need help,” ujar Gisella Anastasia.

“Aku tahu beberapa sih mungkin dalam waktu dekat selama ini masih yang normal-normal bukan yang bikin sampai depresi,”sambungnya.

Wanita berusia 28 tahun itu juga mengungkapkan beberapa aktivitas yang bisa dilakukannya untuk menyembuhkan luka.

“Olahraga macem-macem, mungkin untuk lanjut emang segala macem penerimaan diri, yoga kan,” ujar Gisel.

“Juga ada psikiater, juga ada trauma healing dan nggak salah untuk begitu,” tambahnya. (*)

* Trauma dan Kondisi Pasca Perceraian,  Atasi dengan 10 Cara Ini

Kata perceraian adalah momok yang menakutkan bagi setiap pasangan suami istri. Ya, pasangan manapun pastinya tak akan pernah membayangkan sebuah perceraian.

Namun terkadang perceraian terpaksa harus menjadi jalan keluar ketika hubungan tak kunjung harmonis.

Meski kerap dipilih sebagai solusi terakhir, perceraian tak jarang membuat seseorang terpuruk, sedih, frustasi, atau bahkan depresi. Manusiawi jika seseorang merasa terpuruk paska perceraian.

Karena apapun alasan yang melatarbelakanginya, perceraian tetaplah sebuah keputusan yang menimbulkan stigma negatif di masyarakat. Beban mental ketika kembali singel juga kerap dirasakan seseorang setelah bercerai.

Tapi jangan biarkan perasaan terpuruk itu terus menguasai hidup ya! Bagaimanapun kita perlu melanjutkan hidup, dengan atau tidak adanya perceraian. Lalu, bagaimana cara mengatasi keterpurukan paska perceraian?

So, Anda yang tengah bersedih akibat perceraian, jangan terlalu larut ya? Berikut adalah tips bangkit menjalani hidup setelah perceraian, simak ya moms!

1. Berikanlah waktu pada diri untuk berduka

Tak ada satupun pasangan menikah yang bercita-cita untuk bercerai! Jangan menyesali atau bertanya-tanya kenapa hal itu terjadi, tapi berikan ruang untuk bersedih pada diri sendiri.

Karena setegar apapun Anda, pasti ada rasa ingin menangis, hancur, atau tertekan. Ini hal yang sangat manusiawi.

Nikmati itu semua sampai perasaan Anda lega. Berikan kesempatan pada hati untuk merenung, introspeksi dan mengambil hikmahnya.

2. Jadikan pengalaman

Jangan libatkan ketakutan Anda akan kegagalan hubungan di masa lalu untuk menjalin hubungan baru. Sebaliknya, jadikan pengalaman untuk lebih hati-hati dan waspada.

Hal ini penting untuk menyapu bersih emosi di alam bawah sadar Anda. Bagaimanapun kegagalan masa lalu bisa menjadi pengalaman dan filter untuk menjalani hubungan baru agar merasa lebih baik.

3. Berdamai dengan diri sendiri

Terkadang ada kecenderungan menolak diri sendiri karena sudah gagal dalam mempertahankan hubungan sebelumnya.

Bahkan sampai membenci diri sendiri, sehingga enggan beraktivitas, menutup diri, bahkan ingin bunuh diri. Jangan turuti emosi negatif ini ya moms. Sebaliknya, tetap berikan kepercayaan pada diri sendiri bahwa Anda bisa lebih berbahagia dari sebelumnya.

Pilihlah cara-cara positif untuk berbahagia. Misalnya dengan berkumpul bersama sahabat, menekuni hobi baru atau traveling ke luar kota.

4. Jangan takut membuka diri

Perceraian kadang menimbulkan trauma untuk memulai hubungan baru. Pengalaman traumatik ini mungkin membuat Anda sudah malas atau menyerah untuk memulai kembali hubungan yang baru.

Sebaiknya buang jauh-jauh perasaan itu moms! Jangan takut untuk tetap bersosialisasi, bergaul atau tetap bekerja seperti biasa.

Jangan menutup diri untuk kemungkinan hubungan baru, meskipun itu hanya hubungan pertemanan dengan lawan jenis.

5. Lakukan hal baru

Mencoba hal baru mungkin bisa sedikit mengobati ‘luka’ akibat perceraian. Misalnya bepergian ke tempat yang cukup jauh, menepi dan menyepi sambil menikmati kesendirian pasca perpisahan.

Mencoba olahraga ekstrim yang belum pernah Anda lakukan, seperti berkuda, menyelam atau berselancar. Atau mungkin Anda berpikir pindah ke tempat atau kota yang baru untuk mendapatkan suasana dan lingkungan baru.

So,  jangan menolak gagasan perubahan apapun. Selama Anda yakin perubahan itu dapat membuat Anda lebih hepi, kenapa tidak? Yang penting Anda mampu melakukan hal itu.

6. Nikmati kesendirian

Tidak ada yang salah dengan kesendirian. Ini hanya akan memberi waktu lebih bagi Anda untuk memikirkan dan memberi pertimbangan sebelum Anda memulai hubungan yang baru.

Justru saat-saat sendiri ini bisa Anda jadikan moment untuk melakukan banyak hal, yang sebelumnya mungkin tak bisa dilakukan. Misalnya hang out bersama sahabat. Menginap di luar kota bersama teman atau hanya bersama si buah hati.

7. Hubungan transisi

Walau mungkin Anda merasa kesepian, tidak perlu terburu-buru untuk menetapkan hubungan serius dengan pasangan baru. Hal ini penting untuk mempertimbangkan seseorang yang tepat untuk mencegah kegagalan yang pernah terjadi.

Jangan takut menjalin beberapa hubungan sebelum Anda menemukan orang yang paling tepat. Ingat, meski pernah gagal, Anda berhak mendapatkan yang terbaik!

8. Nikmati peran baru

Ketika masih dengan pasangan  sebelumnya, mungkin Anda harus memutuskan segala sesuatunya bersama dia. Namun dengan perceraian, itu artinya keputusan berada di tangan Anda sendiri.

Jadi nikmati peran baru Anda, semua sekarang terserah Anda. Namun tetap lakukan hal terbaik yang akan membuat Anda nyaman dan bahagia.

9. Kembali pada keluarga

Mungkin saat masih bersama pasangan, Anda sangat jarang bersilaturahmi dengan orangtua atau sanak saudara. Sekarang saatnya menjalin kedekatan dengan mereka.

Kunjungi mereka setiap kali ada kesempatan dan nikmati kebersamaan yang sempat terhambat. Hal ini akan menambah semangat dan energi positif di tengah kegalauan perpisahan.

10. Perkaya pengalaman spiritual

Tidak bisa tidak, dari semua hal yang terjadi, ada kekuatan besar yang mengaturnya. Ya,  perpisahan bisa jadi adalah takdir yang tak bisa Anda hindari.

Tak perlu lama terpuruk. Mengadu dan memohon lah yang terbaik pada sang pemilik alam semesta. Percayalah ini akan menambah kekuatan batin dan memperkaya pengalaman spiritual Anda.

Nah moms, jangan terus bersedih ya? Memang sebuah nasihat tak semudah kenyataan, tapi paling tidak Anda akan merasa lebih baik dan nyaman ketika sanggup melawan semua hal yang menyedihkan.

So, jika ingin menangis, menangislah. Tapi lakukan semua itu sewajarnya. Percayalah hidup ini tak hanya berisikan kesedihan semata. Masih banyak celah untuk berbahagia. (*)

Follow Instagram Uri.co.id ya>>

Jangan lupa subscribe Youtube Uri.co.id ya>> ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!