Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Ruben Onsu untuk Ani Yudhoyono

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Ruben Onsu untuk Ani Yudhoyono

Uri.co.id | JAKARTA – Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, komedian Ruben Onsu ikut berduka cita untuk Ani Yudhoyono.

Ucapan duka itu disampaikan Ruben Onsu di akun Instagram miliknya, ruben_onsu.

“Turut Berduka Cita sedalam2 nya. Selamat Jalan Ibu @aniyudhoyono #rubenonsu #realbensu #justruben #jalani_nikmati_syukuri #janganlupabahagia #senyuminaja #rezekigakketuker,” tulis Ruben Onsu.

Unggahan Ruben Onsu ini kemudian ikut diiringi doa oleh netizen.

@indrianizahra_: Ibu negara paling cantik dan smart.. Smg dilapangkan kuburnya dan husnul khotimah

@tisuu_gd: Turut berduka cita Ibu Ani SMG mendapat tempat yg terindah disisiNya

@finhyayu053012: Innalilahi wainnailaihi raajiuun ??

@yulia_linggawati: Innalillahi wainnailaihi rojiun.semoga almarhumah hudnul khotimah.Aamiin yra

@mama.davdiv: Cantik dan anggun.selamT jalan ibu.

@kamisahkamisah99: Selamat kln bunda Aniyudoyono smg dtrmdsshnya dandampuni sgl dosa2 amin yrba

@kedai_teras__kintamani: Turut beduka cita untuk Ibu Ani yudoyono trimakasih utuk jasa jasamu, semoga amal ibadahmu di trima di sisi Tuhan yg maha Esa Amin

Ani Yudhoyono Ingin Bangun Museum

Mengutip Uri.co.id, Ani Yudhoyono sempat mengutarakan keinginannya untuk membangun museum.

Menantu Ani Yudhoyono, Annisa Pohan, sempat membeberkan keinginan mertuanya ini.

Ditemui seusai pemakaman jenazah Ani Yudhoyono, istri Agus Harimurti Yudhoyono ini
mengungkap keinginan sang mertua untuk punya museum.

Seperti yang dikatakan oleh Annisa Pohan, Ani sangat ingin memiliki museum berdua bersama SBY.

Museum tersebut nantinya akan menjadi galeri Ani yang diisi koleksi kain tradisional miliknya yang sangat banyak.

“Ibu Ani ingin sekali punya museum berdua sama Bapak (SBY) museum galeri Ani, karena
selama jadi Ibu Negara banyak sekali koleksi beliau terutama kain tradisional,” ucap Annisa,
seperti yang Uri.co.id kutip dari Grid.ID.

Tak hanya museum, Annisa juga berujar jika sang mertua ingin membuat kebun keluarga.

“Ibu juga ingin buat kebun yang kita (keluarga) sebut jungle,” lanjut Annisa saat ditemui di
Taman Makam Pahlawan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (2/6/2019) seperti dikutip
Gridhot.ID.

Annisa berujar kalau museum yang dibangun untuk sang mertua nanti rencananya akan menjadi galeri yang bisa memberikan informasi untuk masyarakat.

“Beliau ingin sekali membuat galeri untuk pajang itu semua supaya bisa jadi informasi kepada masyarakat,” lanjutnya.

Beberapa karya saat SBY menjabat hingga apa saja yang sudah dilakukan oleh Ani bersama SBY
juga akan dipajang.

Sedangkan untuk kain tradisional koleksi Ani akan menjadi edukasi untuk budaya.

“Nanti akan ditampilkan karya dari Bapak selama menjabat, memperlihatkan apa saja yang telah mereka kerjakan, memajang kain tradisional jadi edukasi untuk budaya,” sambungnya.

Sempat terkendala biaya, museum untuk Ani Yudhoyono ini ternyata sedang dikerjakan.

Museum tersebut berlokasi di kampung halaman SBY yang terletak di Pacitan, Jawa Timur.

Annisa berujar kalau tanah untuk membangun museum sudah disiapkan.

Namun Allah berkata lain lantaran Ani harus lebih dulu menghadapnya sebelum museum jadi.

Istri SBY pun tak bisa menyaksikan museum yang sudah sangat diimpikannya tersebut.

“Itu sudah kita proses (pembangunannya) di Pacitan tanahnya sudah ada, tapi memang qadarullah-nya Ibu enggak lihat sampai jadi,” imbuhnya.

Sebelumnya, melalui sebuah wawancara, Annisa sempat menceritakan soal keinginan Ani tersebut.

Ani dan SBY bahkan sudah punya konsep isi museum yang mereka impikan.

“Ibu tuh punya cita-cita di situ (di museum) bisa memajang koleksi kain tradisionalnya. Dari seluruh Indonesia kan banyak, ya. Selama 10 tahun menjabat itu kan Ibu selalu memakai kain
tradisional untuk setiap acara. Nah, Ibu pengen sekali punya galeri yang menampilkan kain tradisionalnya Memo (sapaan keluarga untuk Ani Yudhoyono),” ujar Annisa.

Namun keinginan Ani untuk memiliki museum belum terealisasi lantaran terkendala biaya.

Annisa menyadari kalau membangun museum memerlukan biaya yang tak sedikit.

Annisa pun mengatakan kalau suaminya bersedih lantaran belum bisa mewujudkan keinginan sang ibu karena terkendala biaya.

“Dan itu Mas Agus sedih banget belum terwujud sampai sekarang karena kan memang terpentok
masalah dana. Membuat sebuah museum itu kan tidak murah juga.”, tutur Annisa.

Ani Yudhoyono menghembuskan napas terakhirnya setelah berjuang melawan penyakit kanker
darah yang dideritanya.

Mengutip dari Kompas TV, Ani Yudhoyono meninggal dunia pada Sabtu (01/06/2019) pukul 11.50 waktu setempat di National University Hospital, Singapura.

Ani Yudhoyono meninggal dunia di usia 66 tahun.

Sebelum meninggal dunia, Ani sempat menjalani perawatan dan pengobatan atas penyakit kanker darah yang dideritanya.

Sekitar 4 bulan Ani menjalani pengobatan di National University Hospital, Singapura.

Selama Ani dirawat di rumah sakit, SBY, anak-anak, menantu, hingga cucu kerap ikut menemani Ani.

SBY pun setia berada di samping sang istri hingga akhir hayat.

Jenazah Ani Yudhoyono sendiri dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Minggu (02/06/2019) kemarin pukul 15.00 WIB. (Uri.co.id/Ninda) ()

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More