AFP NTT Tunjuk Josepha Lawalu Jadi Ketua Tim Persiapan Pra PON XX 2020

oleh

Uri.co.id, KUPANG – Asosiasi Futsal Provinsi (NTT) menetapkan Josepha Maria Paulina Lawalu sebagai Ketua Persiapan Pra PON Futsal NTT. Diputuskan pula bahwa proses seleksi akan segera di laksanakan setelah libur lebaran dengan lokasi sesuai kesepakatan rapat sebelumnya yaitu di TTS, Sikka dan Kota Kupang.

AFP NTT dalam rapat di sekretariat, Minggu (3/6/2019), menyepakati, bahwa Josepha yang selama ini cukup intens bergelut di cabang futsal, punya kapabilitas dan kapasitas memimpin tim pesiapan ini.

“Josepha akan ditemani beberapa pengurus yang juga punya integritas untuk memajukan futsal di NTT. Penunjukan ini akan kami tetapkan dalam sebuah surat keputusan,” kata Ketua AFP NTT, Jimmi Sianto seusai rapat.

“Pemain yang akan diseleksi adalah kelahiran 1 Januari 1997. Jadi maksimal pemain adalah berusia 22 tahun yang boleh ikut seleksi,” kata Ketua AFP NTT, Jimmi seusai rapat.

Sebelumnya, rapat Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT di Kupang, Minggu (26/5/2019), menyepakati untuk menggelar seleksi pemain pra PON XX 2020. Salah satu agenda yang dibahas adalah penetapan pelatih yang akan menukangi NTT.

Ketua AFP NTT, Jimmi Sianto dalam rapat mengungkapkan bahwa saat ini sedang dibangun komunikasi dengan salah satu pelatih nasional, yakni Vennard Hutabarat. Vennard, ujarnya, sudah beberapa kali datang ke Kupang dalam kaitannya dengan coaching clinic dan lainnya.

“Kita sudah bangun komunikasi dengan Vennard dan beberapa pelatih nasional lainnya. Yang pasti, hanya yang terbaik dan memenuhi kriteria yang akan menjadi pelatih di NTT,” tegas Jimmi.

Dalam rapat tersebut, diketahui bahwa pemain yang ingin ikut seleksi masuk di tim pra PON XX 2020 membludak. Hal ini membuat AFP NTT akan melakukan seleksi di tiga tempat, yakni Kota Kupang, SoE-TTS dan Maumere-Sikka.

Jimmi Sianto, mengatakan, sebelumnya direncanakan hanya di TTS dan Sikka. Namun karena peserta membludak, ujarnya, pihaknya sepakat untuk menambah satu lokasi, yakni Kota Kupang.

“Tanggal seleksi akan di tentukan kemudian setelah kepastian menunjuk pelatih dan regulasi dari Federasi Futsal Indonesia (FFI) keluar. AFP sudah komunikasi dengan FFI, tapi jawabannya sampai saat ini belum ada regulasi. AFP NTT akan bersurat lagi kepada FFI untuk segera memberikan regulasi sehingga ketika lakukan persiapan tidak salah terutama menyangkut usia pemain,” tegas Jimmi.

Jimmi mengatakan, target kali ini yakni tim futsal NTT lolos ke PON XX 2020. Untuk itu, ujarnya, hanya pemain terbaik yang akan direkrut masuk dalam tim. ** ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!