Umat Muslim di Sumba Timur Ikut Sholat di Lapangan Pahlawan Waingapu

Lima Ribu Umat Muslim di Sumba Timur Ikut Sholat di Lapangan Pahlawan Waingapu

Uri.co.id | WAINGAPU-–Sekitar 4.000 sampai 5.000 umat muslim di Kabupaten Sumba Timur khususnya Kota Waingapu dan sekitarnya mengikuti sholat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di lapangan Pahlawan, Kota Waingapu, Rabu (5/6/2019) pagi.

Pantauan Uri.co.id, sholat tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 06.30 Wita dan berakhir sekitar pukul 07.30 Wita. Dalam sholat tersebut untuk Khatib Rasyid Muzhar, S.Ag, sebagai Imam Abdullah Yunus, S. Pd.I, dan sebagai Bilal Ahmad Alhabsy.

Tampak selama berlangsungnya sholat itu dijaga oleh aparat keaaman dari TNI dan Polri, serta panitia.

Imam Masjid Annur juga sebagai ketua Ta’mir Masjid Annur Waingapu, H. Mansyur Muslim kepada POS-KUPANG. COM usai Sholat tersebut mengatakan mereka sebagai umat Muslim merasah bersyukur dengan adanya bulan suci ramadhan selama 30 hari yang dijalani umat muslim. Benar-benar umat muslim menjaga toleransi dengan saudara sebagai umat beragama lain khususnya di Sumba Timur.

Kata dia, karena itu melalui moment idul fitri ini tidak saja umat muslim yang saling bersilahturami, tetapi bagi semua umat beragama untuk saling bersilahturami.

“Memang kita tahu sejauh ini khususnya kita di Sumba Timur ini toleransinya cukup tinggi, jadi kita sangat senang, apalagi hubungan kita masih keluarga karena hubungan kawin-mawin,”kata H. Mansyur.

Sebelumnya, wakil ketua Umum MUI Kabupaten Sumba Timur H. Muhamad Zen Bunga mengatakan melalui momentum bulan puasa dan Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah Tahun 2019 ini umat muslim harus citra.

“Kita menghadapi idul ftri ini khusus untuk umat islam di Sumba Timur harus kita Citra. Pada saat memasuki bulan puasa dan memasuki Idul Fitri kita harus sudah citra. Karena ketika memasuki bulan puasa, jika kita tidak bersih, maka kita tidak bisa memaafkan orang lain, itu percuma hanya lapar dan haus yang kita dapatkan. Ini sudah diketahui semua umat muslim,”Kata H. Zen Bunga.

Menurut H. Zen Bunga ada dua kategori manusia, ada yang islam dan ada yang muslim. Jadi orang yang islam itu belum tentu muslim, tapi orang muslim pasti dia beriman.

“ketika kita beriman kita dipanggil oleh Tuhan untuk berpuasa, dimana diwajibkan Tuhan untuk kita berpuasa. Nah, puasa ini untuk kita mendekatkan diri kepada Tuhan dan kepada sesama manusia. Seperti kemarin kita adakan dialog Kebangsaan di Mesjid Agung Waingapu itu dalam rangka kita bersama-sama untuk bagaimana perdedaan untuk menjadi satu baik dari Muslim, Kristen Protestan, Katolik, Hindu,dan Marapu ini sebagai wujud kebersamaan kita,”ungkap H. Zen Bunga.

Sehingga kata dia, khusus untuk umat Islam harus membresihkan hati dan diri untuk menghadapi Lebaran.Jadi kita keluar sebagai pemenang dan citra seperti anak yang baru lahir.

“ini inti dari kita berpuasa,”tandasnya.

H. Zen Bunga juga mengatakan ke depan dengan adanya puasa dan Lebaran dengan keluar sebagai pemenang maka kita harus menjaga citra itu. Bukan hanya di bulan puasa tetapi ke bulan-bulan berikutnya umat Muslim harus menjadi orang yang bersih, orang yang baik, dan orang yang berdedikasi tinggi terhadap Negara dan bangsa terutama kepada sesama manusia.

“Jadi kita mendorong semua umat islam khususnya orang-orang yang beriman, agar harus membresihkan diri dan menjadi orang yang baik serta memiliki dedikasi tinggi kepada bangsa dan Negara terutama pada sesama manusia,”imbuh H. Zen Bunga.

Menurut H. Zen Bunga toleransi antar umat beragama begitu luar biasa dan sangat indah sebab saling menghargai antar umat beragama. Hal ini terbukti dalam acara hari-hari raya besar umat beragama misalnya hari raya umat Islam maupun kristen, para pemuda selalu terlibat untuk saling menjaga selama kegiatan hari raya berlangsung.

Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sumba Timur Samsudin Pasoa kepada POS-KUPANG. COM mengatakan,  umat yang hadir mengikuti sholat idul fitri itu sekitar 4.000 sampai 5.000 umat.

Samsudin juga mengatakan, untuk Khatib dalam sholat tersebut Rasid Muzhar, S.Ag, untuk Imam Abdullah Yunus, S. Pd.I, dan sebagai Bilal  Ahmad Alhabsy. (Laporan Reporter Uri.co.id, Robert Ropo)

 
 

()

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More